![]() |
Kegiatan Apresiasn Ketahanan Pangan |
Limboto- Wakil Bupati Tony S. Junus mengatakan, hak atas pangan sebagai salah satu hak yang paling mendasar, merupakan hak untuk mendapat akses yang teratur, tetap dan bebas, baik secara langsung atau dengan membeli atas pangan yang memadai dan cukup baik secara kualitatif dan kuantitatif yang berhubungan secara langsung pada tradisi masyarakat, di mana suatu konsumsi itu berasal," Penganekaragaman pangan adalah upaya peningkatan ketersediaan dan konsumsi pangan yang beragam, begizi, seimbang dan berbasis pada potensi sumber daya lokal," tutur Wakil Bupati Tony S. Junus saat membuat apresiasi pangan tingkat Kabupaten Gorontalo di gedung Kasmat Lahay, rabu (17/12) kemarin, tony mengatakan, upaya pemenuhan hak atas pangan tidak bisa hanya dilihat dengan pendekatan teknis, tapi juga harus dibaca dengan menggunakan kacamata ekonomi politik dalam kondisi sosial, dimana terdapat beragam relasi yang paling mempengaruhi didalamnya, baik individu dengan individu, dengan sistem kelompok masyarakat," secara umum upaya penganekaragaman pangan sanga penting untuk dilaksanakan secara masal, mengingat trend permintaan terhadap beras kian meningkat, seiring dengan derasnya pertumbuhan penduduk, semakin terasanya dampak perubahan iklim adanya efek pemberian beras bagi keluarga miskin (raskin), sehingga semakin mendorong masyarakat yang sebelumnya mengonsumsi pangan pokok selain beras menjadi mengkonsumsi beras (padi), serta belum optimalnya pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber pangan pokok bagi masyarakat setempat," jelas wabup.
Wabup berhatap dengan kegiatan apresiasi ketahanan pangan sekarang ini kami selaku pemerintah daerah lebih meningkatkan penyediaan pangan bagi masyarakat miskin atau rawan pangan terkena rawan pangan, untuk menjamin pasokan pangan yang stabil dan antar daerah. secara terpisah Kepala Badan Ketahanan Pangan Femmy Wati Umar dalam laporannya mengatakan, peserta yang hadir pada saat itu adalah kelompok P2KP/KRPL, Tahun 2011 - 2014 yang terdiri dari 35 Kelompok satu kelompok mempunyai anggota berkisar antara 20 sampai 30 orang. "Tujuan kegiatan P2KP yaitu meningkatkan kesadaran dalam mewujudkan pola konsumsi pangan serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan pokok beras, meningkatkan partisipasi kelompok wanita dalam penyediaan sumber pangan dan gizi keluarga melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan sebagai penghasil sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral untuk konsumsi keluarga dan mendorong pengembangan usaha pengolahan pangan sumber karbohidrat selain beras dan terigu,"pangkasnya.
0 comments:
Post a Comment
Mohon berikan komentar yang membangun