DIALOG Sekretaris
Daerah Haidjah U. Tayeb dengan jumlah Ibu Rumah Tangga (IRT) nampak berlangsung
penuh keakraban. Disamping-samping mereka nampak beraneka ragam tanaman, ada
jenis sayuran, rempah – rempah serta jenis buah-buahan dan kacang panjang yang
menjalarkan sayur-sayuran. Berdekatan itu pula, nampak tanaman sayuran lainnya
yang ditanam khususnya melalui media polibag. Tanaman-tanaman tersebut nampak
subur. “ini terwujudnya dari implementasi program Kawasan Rumah Pangan Lestari
(KRPL), yang telah ditekankan pemerintah daerah” ujar sejumlah warga kepada
Sekda Hadijah U. Tayeb ketika melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) program
KRPL di Kecamatan batudaa Senin (1/2). Sebelumnya, pada hari itu juga Sekda
Hadijah U. Tayeb melakukan Monev KRPL di Kecamatan Tibawa dan Dungaliyo.
Keseriusan sejumlah IRT inipun
mendapat apresiasi dari Sekretaris Daerah Hadijah U. Tayeb. Menurut Hadijah, pemanfaatan
pekarangan rumah dapat digunakan bagi usaha produktif memberikan keuntungan
secara ekonomis.
“Pelaksanaan Monev pemanfaatan program KRPL ini merupakan
program pemerintah pusat dalam memberdayakan setiap IRT agar bisa memanfaatkan
pekarangan rumah untuk kegiatan bercocok tanam atau kegiatan agrobisnis lainnya,”
terang Hadijah U. Tayeb.
Menurut Sekkab Hadijah, dengan memanfaatkan pekarangan
sebagai aktivitas bercocok tanam, maka akan dapat memberi manfaat bagi
pemiliknya. Disamping itu, hal ini bermanfaat untuk terwujudnya lingkungan yang
sehat, hijau dan asri.
Hasil pemanfaatan pekarangan
dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga/rumah tangga, bahkan bisa
pula dijadikan komersial, “jelas Hadijah U. Tayeb.
Ditambahkan pula, kepala Badan Ketahanan Pangan Ir. Femmy
Wati Umar, M.Sc KRPL dapat berguna sebagai lumbung pangan masyarakat. Dengan
KRPL, kebutuhan konsumsi pangan masyarakat bisa lebih terpenuhi. “Agar cerdas
berpikir dan berkreativitas, setiap orang membutuhkan asupan gizi yang cukup
dan berimbang. Pangan bergizi seimbang tidak harus mahal tapi bisa diperoleh
dari memanfaatkan pekarangan kita,” imbuh Femmy Umar.
0 comments:
Post a Comment
Mohon berikan komentar yang membangun